Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi Kembali Dikeluhkan Masyarakat

- Redaksi

Minggu, 18 Mei 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANKSI.ID, JAMBI, – Dibalik Menjadi sorotan serta kekecewaan Gubernur Jambi Al Haris terkait buruknya manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher terhadap Dewan Pengawasan (Dewas) RSUD yang terus mendapatkan laporan pelayanan kurang baik.

Hal tersebut kembali menemukan keluhan dari salah satu masyarakat kepada awak media yang enggan disebutkan namanya. Ia mengeluh kurangnya fasilitas pendingin ruangan terhadap kondisi didalam ruangan yang ia tepati saat ini.

” Ruangan panas bang, kipas angin ada, tapi terbatas?, kami harus membawa kipas angin sendiri dari rumah, apakah memang seperti itu disini bang, apakah karena pakai BPJS kelas III pelayanannya memang kurang diperhatikan,”keluh dia kepada rekan media ini, Minggu (18/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi agar hal ini cepat ditangani, karena ini menyangkut kenyamanan para pasien, apalagi RSUD Raden Mattaher adalah rumah plat merah (Rumah Sakit Pemerintah).

“Tolong pak al Haris segera diperbaiki manajemen pelayanan di RSUD (Raden Mattaher) ini. Kami juga diawal masuk sini harus disuruh menunggu terlebih dahulu dengan beberapa jam terkait pendaftaran kamar, katanya kamar masih penuh,”kata dia

“Kami menunggu lah bang dengan lama, sedangkan orang tua saya sudah kesakitan waktu itu, kami harus disuruh menunggu katanya memang prosedur kalau kamar lagi penuh. Sedangkan kami jauh bang dirujuk dari rumah sakit Kabupaten yang kurang lebih memakan waktu kurang lebih 2 jaman,”sambung dia

Sementara dikutip dari media Antaranews.com, pada Jum’at (11/4/25) bahwa Gubernur Al Haris mengatakan menerima banyak laporan terkait pelayanan RSUD tersebut dan langsung menggelar rapat mendadak dengan mengumpulkan semua manajemen rumah sakit daerah itu.

Selain pejabat RSUD Raden Mattaher, Gubernur Jambi Al Haris juga memanggil Sekda, Kepala BKD, dan Inspektur Inspektorat, dalam rapat mendadak yang berlangsung di aula Diklat RSUD Raden Mattaher.

Al Haris juga mengatakan pelayanan RSUD Raden Mattaher tidak menunjukkan kemajuan dan juga menyebutkan manajemen RSUD Raden Mattaher tidak punya perencanaan sehingga kinerja nya tidak terukur.

“Ini sangat banyak keluhan dan tidak dilakukan tindakan dari manajemen rumah sakit, dibiarkan terus menerus, misalnya di ruangan IGD saja ada AC yang tidak hidup, seharusnya itu cepat ditangani dengan menggunakan anggaran atau dana BLUD rumah sakit ini,” ucapnya.

“Para pejabat harus bisa mengambil keputusan dan tindakan, misalnya banyak pendingin ruangan atau AC yang tidak hidup, atap ruangan banyak bocor. Kalau bocor itu kena alat medis itu rusak, rugi kita itu harganya miliaran,” katanya lagi.

Gubernur juga melihat langsung rumah sakit ini jarang sekali melakukan kalibrasi pengujian alat medis, alat CT-scan misalnya, sehingga banyak pasien yang harus ke rumah sakit lain untuk itu.

Menurutnya, alat kesehatan di RSUD Raden Mattaher sudah baik, namun tidak menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk berobat.

“Saya minta itu segera dibenahi karena kita punya alat sudah oke, tetapi rumah sakit di Jambi ini justru cenderung merujuk pasien ke daerah lain, artinya orang masih belum puas belum dengan pelayanan kita,” katanya.

Karena itu ia meminta Sekda provinsi dan kepala BKD untuk melakukan evaluasi segera terhadap manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi. “Sekda dan BKD evaluasi ini, sepertinya sudah banyak yang capek di sini dan para pejabat di sini tidak punya planning, sehingga kinerja nya tidak terukur,” katanya.

Haris juga minta Sekdaprov untuk melakukan evaluasi terhadap Dewas RSUD Raden Mattaher Jambi karena tidak melakukan tugasnya sebagai pengawas dan melakukan evaluasi terhadap manajemen rumah sakit milik provinsi itu.

“Dewas di sini tidak bisa bekerja, tidak pernah Dewas melapor ke saya, apa yang dilakukannya, harus ada laporan terkait rumah sakit ini. Banyak catatan saya dengan rumah sakit ini, saya akan gelar rapat setiap tiga bulan disini,” ujar Al Haris. (Tim)

Akomentar Anda Terkait Artikel Ini?

Berita Terkait

Bupati Fadhil Arief Jadi Irup Pengibaran Bendera Merah Putih
Diduga Tekena Serangan Jantung, Penjaga Malam Dinas PdK Batang Hari Ditemukan Tidak Bernyawa
Nonton Bersama BNNP Jambi, Pelajar hingga Media Diajak Putus Mata Rantai Narkotika
Semarak HUT ke-81 RI, DWP Provinsi Jambi Gelar Senam Bersama dan Gerakan Peduli Lingkungan
300 Pramuka Jambi Bawa Misi Besar ke Cibubur, Kepala BNNP: Bentengi Generasi Muda dari Narkoba
Rakortekbangbun Resmi Dibuka Bupati Fadhil Arief 
Lepas Kontingen Kwarcab Pramuka Batang Hari, Ini Pesan Bupati Fadhil Arief
Wabup Batang Hari Hadiri Perayaan HUT ke 61 Kabupaten Tanjab Barat

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Bupati Fadhil Arief Jadi Irup Pengibaran Bendera Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Diduga Tekena Serangan Jantung, Penjaga Malam Dinas PdK Batang Hari Ditemukan Tidak Bernyawa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Nonton Bersama BNNP Jambi, Pelajar hingga Media Diajak Putus Mata Rantai Narkotika

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Provinsi Jambi Gelar Senam Bersama dan Gerakan Peduli Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:04 WIB

300 Pramuka Jambi Bawa Misi Besar ke Cibubur, Kepala BNNP: Bentengi Generasi Muda dari Narkoba

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Lepas Kontingen Kwarcab Pramuka Batang Hari, Ini Pesan Bupati Fadhil Arief

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Wabup Batang Hari Hadiri Perayaan HUT ke 61 Kabupaten Tanjab Barat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Akses Jalan Lorong Menyempit Akibat Tiang Internet Berdiri di BadanJalan

Berita Terbaru

Adventorial

Bupati Fadhil Arief Jadi Irup Pengibaran Bendera Merah Putih

Senin, 17 Agu 2026 - 15:04 WIB