Dari Hutan ke Media Sosial : Warga Batang Hari Belajar Menyuarakan Wilayahnya

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANKSI.ID, BATANG HARI,— Dari kawasan hutan di Desa Hajran, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, sejumlah warga mulai menemukan cara baru untuk menyampaikan cerita, persoalan, dan suara komunitas mereka : melalui media digital.

Melalui program “Suara Digital dari Hutan”, Komunitas Anak Kampung, sebuah LSM akar rumput di Batang Hari, mendorong masyarakat di sekitar kawasan Perhutanan Sosial untuk tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu memproduksi dan menyebarkan informasi mengenai kehidupan serta persoalan yang mereka hadapi.

Program yang mendapat dukungan Tifa Foundation dan CIVICUS tersebut melibatkan delapan perwakilan kelompok Perhutanan Sosial. Kegiatan dirancang secara inklusif dengan melibatkan unsur pemuda, perempuan, dan komunitas Suku Anak Dalam (SAD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan diawali dengan Digital Civic Participation Bootcamp. Para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai literasi digital, digital storytelling, Mobile Journalism (MoJo), serta pemetaan digital partisipatif.

Pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Peserta juga diajak langsung mempraktikkan keterampilan tersebut di lapangan. Dengan menggunakan telepon seluler, mereka belajar mendokumentasikan kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat, menyusun cerita, membuat video MoJo, serta mengunggah hasil karya mereka melalui media sosial.

Bagi masyarakat di tingkat tapak, kemampuan tersebut membuka ruang baru untuk menyampaikan informasi dari sudut pandang mereka sendiri. Cerita tentang hutan, pengelolaan Perhutanan Sosial, persoalan masyarakat, hingga potensi desa tidak lagi hanya menjadi informasi yang disampaikan oleh pihak luar, tetapi dapat diproduksi dan disuarakan langsung oleh masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui Forum Dialog Masyarakat dengan Pemangku Kepentingan pada 5 Oktober 2026 di Aula Desa Hajran.

Forum tersebut dihadiri oleh Camat Batin XXIV, Bapak A Kadir, bersama masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam forum tersebut, perwakilan kelompok mempresentasikan hasil karya mereka, termasuk video MoJo dan hasil pemetaan partisipatif.

Mereka juga menyampaikan berbagai isu dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan Perhutanan Sosial di wilayah masing-masing.

Dialog tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan suara secara langsung kepada pemerintah kecamatan. Berbagai isu yang disampaikan peserta kemudian mendapat tanggapan dari Camat Batin XXIV.

Camat Batin XXIV menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai literasi digital dan membangun kepercayaan diri untuk menyampaikan aspirasi melalui media sosial secara bertanggung jawab.

Ia juga menyampaikan dukungannya agar kegiatan serupa tidak berhenti pada rangkaian kegiatan ini. Penguatan kapasitas masyarakat dalam menggunakan teknologi digital, menurutnya, perlu terus dilakukan agar masyarakat semakin mampu menyampaikan informasi dan memperjuangkan kepentingan komunitasnya.

“Suara Digital dari Hutan” pada akhirnya bukan sekadar pelatihan penggunaan teknologi. Kegiatan ini menjadi upaya membuka ruang bagi masyarakat yang selama ini berada di garis depan dalam menjaga dan mengelola wilayahnya untuk memiliki kemampuan menceritakan pengalaman mereka sendiri.

Dari hutan, suara itu kini bergerak ke ruang digital—membawa cerita masyarakat Batang Hari lebih jauh, sekaligus memperkuat keberanian mereka untuk bersuara.(Red)

Akomentar Anda Terkait Artikel Ini?

Berita Terkait

BULOG Jambi Perketat Pengawasan Bantuan Pangan, Jaga Transparansi dan Akuntabilitas
Laga Persahabatan Bola Kaki Antar Insan Pers Se-Provinsi Jambi Diundur, Ini Jadwal Terbarunya
Pemkab Batang Hari Resmi Melaunching Aplikasi Rumah Bunda
Gubernur Al Haris : Hari Kesaktian Pancasila Jadi Refleksi Anak Bangsa bahwa Pancasila Pernah Dirongrong
Pemkab Batang Hari Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026
Gelar Program “Jaksa Penting” Kejari Batang Hari Bersama IAD Salurkan Bantuan Gizi Selama 6 Bulan
Tim Gabungan Tangani Kebakaran Lahan di Desa Manis Mato, Muaro Jambi
Panitia Penyelenggara Ajang Silaturahmi Antar Pers se Provinsi Jambi Gelar Rapat Pemantapan Persiapan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Dari Hutan ke Media Sosial : Warga Batang Hari Belajar Menyuarakan Wilayahnya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:59 WIB

BULOG Jambi Perketat Pengawasan Bantuan Pangan, Jaga Transparansi dan Akuntabilitas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Laga Persahabatan Bola Kaki Antar Insan Pers Se-Provinsi Jambi Diundur, Ini Jadwal Terbarunya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Pemkab Batang Hari Resmi Melaunching Aplikasi Rumah Bunda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Gubernur Al Haris : Hari Kesaktian Pancasila Jadi Refleksi Anak Bangsa bahwa Pancasila Pernah Dirongrong

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Gelar Program “Jaksa Penting” Kejari Batang Hari Bersama IAD Salurkan Bantuan Gizi Selama 6 Bulan

Rabu, 30 September 2026 - 22:22 WIB

Tim Gabungan Tangani Kebakaran Lahan di Desa Manis Mato, Muaro Jambi

Rabu, 30 September 2026 - 15:12 WIB

Panitia Penyelenggara Ajang Silaturahmi Antar Pers se Provinsi Jambi Gelar Rapat Pemantapan Persiapan

Berita Terbaru

Adventorial

Pemkab Batang Hari Resmi Melaunching Aplikasi Rumah Bunda

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:24 WIB