Polisi Akademisi Perkuat Community Policing di Kampus

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANKSI.ID, JAMBI,- Peran personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berkembang mengikuti dinamika zaman.

Tidak hanya hadir di lapangan sebagai penegak hukum, Polri kini juga memperkuat pendekatan intelektual melalui keterlibatan aktif di dunia akademik. Minggu (26/4/2026).

Salah satu wujud nyata ditunjukkan oleh AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, S.H., S.I.P., M.H., M.Pd., Pamen Ditbinmas Polda Jambi, yang tampil sebagai praktisi pendidikan sekaligus “Polisi Akademisi” dalam kegiatan perkuliahan di Universitas Islam Mambaul Ulum Jambi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Dadang menyampaikan materi manajemen anti korupsi kepada mahasiswa sebagai bagian dari implementasi konsep community policing di level intelektual.

Pendekatan ini dinilai strategis dalam membangun kesadaran hukum sejak dini, khususnya di kalangan generasi muda sebagai agen perubahan.

Menurutnya, keterlibatan personel Polri di perguruan tinggi bukan sekadar aktivitas tambahan, melainkan bagian dari strategi besar institusi dalam membangun keamanan berbasis ilmu pengetahuan (science-based policing) dan pendekatan sosial yang berkelanjutan.

“Sinergi antara praktisi hukum dan akademisi akan menciptakan kebijakan yang lebih adaptif dan berbasis data. Ini menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan keamanan modern,” ujarnya.

Penguatan Kapasitas Personel

Kehadiran polisi di ruang akademik memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas individu personel.

Selain memperkuat kompetensi intelektual dan kemampuan analisis, aktivitas mengajar juga meningkatkan literasi, komunikasi publik, serta membuka jejaring akademik yang luas.

Di sisi lain, keterlibatan ini menjadi sarana aktualisasi diri bagi anggota Polri, sekaligus menunjukkan bahwa aparat kepolisian memiliki kapasitas intelektual yang sejajar dengan kalangan akademisi.

Dampak Positif bagi Institusi

Secara institusional, kehadiran “Polisi Akademisi” turut meningkatkan citra Polri di mata publik. Pendekatan humanis dan edukatif dinilai mampu mengikis stigma bahwa polisi hanya mengedepankan tindakan represif.

Selain itu, hasil penelitian akademik yang dilakukan personel Polri dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan internal, sehingga mendorong terciptanya evidence-based policing. Kebijakan yang didukung kajian ilmiah juga dinilai lebih mudah diterima oleh masyarakat dan pemangku kepentingan.

“Dunia kampus menjadi ruang strategis untuk menyerap ide-ide baru, termasuk dalam membaca tren kejahatan dan dinamika sosial yang terus berkembang,” tambahnya.

Perkuat Fungsi Preemtif dan Preventif

Keterlibatan Polri di lingkungan perguruan tinggi juga memiliki korelasi kuat dengan fungsi preemtif dan preventif. Melalui proses pembelajaran di kelas, nilai-nilai hukum, etika, dan kebangsaan dapat ditanamkan secara langsung kepada mahasiswa.

Tak hanya itu, interaksi akademik juga berfungsi sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Diskusi terbuka di kampus memungkinkan aparat kepolisian memahami kegelisahan intelektual sebelum berkembang menjadi gangguan nyata di masyarakat.

Dalam konteks preventif tidak langsung, kehadiran Polri juga berperan dalam menangkal potensi radikalisme di lingkungan kampus melalui pendekatan dialogis dan edukatif.

Sinergi Akademisi dan Praktisi

Konsep “Polisi Akademisi” menghadirkan sinergi antara teori dan praktik. Akademisi memberikan kerangka berpikir dan pendekatan ilmiah, sementara Polri menghadirkan data lapangan serta realitas empiris.

Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan sistem keamanan yang berkelanjutan dan berbasis pemahaman sosial yang mendalam.

Ke depan, kerja sama antara Polri dan perguruan tinggi juga diarahkan pada pembentukan pusat studi kepolisian sebagai think tank dalam pengembangan kebijakan strategis.

Pelajaran Berharga

Dari inisiatif ini, terdapat sejumlah pelajaran penting yang dapat diambil, antara lain pentingnya integrasi moral dan literasi dalam pendidikan hukum, penguatan kolaborasi antara Polri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi dalam menghadapi tantangan era digital.

Pendekatan dialogis yang dibangun di lingkungan kampus juga terbukti efektif sebagai instrumen deteksi dini terhadap berbagai persoalan sosial.

Dengan demikian, keterlibatan personel Polri di dunia akademik menjadi langkah strategis yang tidak hanya memperkuat kapasitas internal, tetapi juga membangun kepercayaan publik serta menciptakan sistem keamanan yang lebih humanis, adaptif, dan berkelanjutan.

Akomentar Anda Terkait Artikel Ini?

Berita Terkait

Densus 88 Anti Teror Satgaswil Jambi Bersama Sat Intelkam Polres Batang Hari Gelar Sosialisasi IRET dan TCC di Ponpes Zulhijjah
Pemdes Mekar Jaya Gelar Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Periode 2026 – 2029
Bapemperda DPRD Provinsi Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kementerian Kehutanan
Puncak Hari Adat Melayu Jambi 2026, Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Perkuat Jati Diri dan Lestarikan Adat Melayu Jambi
Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Pemerintah terhadap Kontigen PESPARAWI Provinsi Jambi
Ketua TP PKK Zulva Fadhil Kunjungi Ponpes Darul Qurra’ Wal Huffazh
Sekda Mula P Rambe Hadir Rapat Umum Pemegang Saham PT BPD Jambi
Bupati Fadhil Arief Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Alun-Alun Muara Bulian

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:07 WIB

Densus 88 Anti Teror Satgaswil Jambi Bersama Sat Intelkam Polres Batang Hari Gelar Sosialisasi IRET dan TCC di Ponpes Zulhijjah

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:51 WIB

Pemdes Mekar Jaya Gelar Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Periode 2026 – 2029

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:31 WIB

Bapemperda DPRD Provinsi Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kementerian Kehutanan

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:08 WIB

Puncak Hari Adat Melayu Jambi 2026, Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Perkuat Jati Diri dan Lestarikan Adat Melayu Jambi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:47 WIB

Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Pemerintah terhadap Kontigen PESPARAWI Provinsi Jambi

Senin, 8 Juni 2026 - 23:05 WIB

Sekda Mula P Rambe Hadir Rapat Umum Pemegang Saham PT BPD Jambi

Senin, 1 Juni 2026 - 15:23 WIB

Bupati Fadhil Arief Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Alun-Alun Muara Bulian

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25 WIB

Lapas Kelas IIB Muara Bulian Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terbaru