Honorer RSUD Raden Mattaher Jambi : Gubernur Tolong Perhatikan Kami

- Redaksi

Senin, 7 Oktober 2024 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANKSI.ID, JAMBI,- Ratusan Tenaga Honorer RSUD Raden Mattaher Jambi menggelar aksi demonstrasi di Rumah Sakit milik Provinsi Jambi pada senin (7/10).

Dalam aksi tersebut, para tenaga honorer mengungkapkan ketidakpuasan terhadap status mereka yang tidak tercatat dalam database BKN, sehingga tidak dapat mendaftar sebagai calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

Para tenaga honorer RSUD Raden Mattaher Jambi juga menuntut keterbukaan manajemen rumah sakit dan meminta manajemen memberikan keadilan dalam hal pemerataan insentif BPJS yang diterima oleh para tenaga honorer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu perawat yang ikut aksi demonstrasi mengatakan, sudah belasan tahun mengabdi di RSUD, namun sampai hari ini mereka belum masuk data base BKN. Jika alasannya karena BLUD, rumah sakit lain juga BLUD tapi tenaga honorer mereka sudah terdaftar di data base.

“Sekarang formasinya sedikit sekali sementara honorer di sini cukup banyak, malah lebih banyak honorer daripada ASN, padahal tanggung jawab honorer hampir sama dengan ASN, tapi kesejahteraan jauh sekali berbeda” dia menuturkan.

“Tolonglah hai pimpinan kami, tolonglah pak Gubernur. Perhatikan nasib kami. Belasan tahun mengabdi disini tapi jauh dari kata sejahtera, tolong lihat kondisi kami di sini dan buka nuraninya” sambungnya.

Salah satu orator demonstrasi mengatakan jika tuntutan mereka tidak dikabulkan dan tidak ada niat baik untuk menyelesaikan persoalan ini, maka mereka akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, bahkan mereka akan melakukan aksi mogok kerja.

“Kami meminta kepada pemerintah Provinsi Jambi khususnya Rumah sakit Raden mattaher Jambi untuk menambah kuota PPPK, jika tidak ada kejelasan, kami akan terus melakukan aksi ini dengan skala yang lebih besar dan juga mogok kerja” dia menuturkan

 

 

 

 

 

 

 

Akomentar Anda Terkait Artikel Ini?

Berita Terkait

Bupati Fadhil Arief Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Alun-Alun Muara Bulian
Lapas Kelas IIB Muara Bulian Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Al Haris Ajak ASN dan Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila
PT Berkat Sawit Utama Bersama Stakeholder Perkuat Komitmen Pencegahan Karhutla di Kabupaten Batang Hari
Pertamina EP Jambi Dorong Penganekaragamanan Produk UMKM Lewat Pelatihan dan Studi Banding
APJII Sedang Diuji : Apakah Tata Tertib dan Aturan Telah Dijalankan Secara Konsisten?
Hadiri Puncak Festival Tunas Ibu Nasional, Bupati Fadhil Arief Dapat Penghargaan
APJII Sedang Diuji : Masihkah AD/ART Menjadi Panglima Tertinggi Organisasi?

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:23 WIB

Bupati Fadhil Arief Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Alun-Alun Muara Bulian

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25 WIB

Lapas Kelas IIB Muara Bulian Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 09:40 WIB

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Al Haris Ajak ASN dan Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:04 WIB

PT Berkat Sawit Utama Bersama Stakeholder Perkuat Komitmen Pencegahan Karhutla di Kabupaten Batang Hari

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:26 WIB

Pertamina EP Jambi Dorong Penganekaragamanan Produk UMKM Lewat Pelatihan dan Studi Banding

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:15 WIB

Hadiri Puncak Festival Tunas Ibu Nasional, Bupati Fadhil Arief Dapat Penghargaan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:08 WIB

APJII Sedang Diuji : Masihkah AD/ART Menjadi Panglima Tertinggi Organisasi?

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:12 WIB

Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Kalapas Muara Bulian Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Qurban

Berita Terbaru