Pekerjaan Rehab Atab Puskesmas Muara Tembesi Diduga Abaikan Undang – undang K3

- Redaksi

Senin, 5 Agustus 2024 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANKSI.ID, BATANG HARI,- Pekerjaan Rehabilitasi Atap Gedung Pukesmas yang berada di Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari,Provinsi Jambi diduga abaikan K3.

Pekerja proyek Rehab Puskesmas tersebut tanpa di lengkapi K3 dan juga diduga tidak adanya papan pagu kegiatan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.

Pekerja proyek di Puskesmas Muara Tembesi tersebut rata-rata mengabaikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pasalnya pada pekerjaan pemasangan atap kegiatan tidak hanya mengutamakan ketepatan waktu dan mutu, namun juga harus menerapkan prinsip Keselamatan, Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal sudah jelas, didalam UU No.2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi pada Bab VI yakni, keamanan , keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan konstruksi tentang standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan.Sebab dalam konteks jasa konstruksi, didalam kontrak lelang jelas disebutkan terkait pentingnya K3 dalam setiap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dari pantauan awak media ini di lapangan terlihat beberapa pekerja proyek rehabilitasi tidak menggunakan alat pengaman yang lengkap, hal ini sudah menyalahi aturan yang berlaku.

Pada saat ditanya kepada salah satu pekerja soal papan merek dan dari mana anggaran dana pekerjaan tersebut dirinya juga tidak mengetahui secara pasti.

” Kalau itu saya tidak tau dan kami cuma pekerja apa yang di perintahkan itulah yang kami kerjakan,” Ujar salah seorang pekerja. Senin (05/08/2024).

Ditempat terpisah, Ketua LSM Kompihtal Usman Yusuf sangat menyayangkan para pekerja yang tidak menggunakan APD terlebih lagi pekerja tersebut berada di atas gedung yang cukup tinggi yang berpotensi membahayakan diri.

” Itu sangat bahaya, terlebih lagi mereka (pekerja,red) sedang bekerja di tempat ketinggian seharusnya menggunakan APD,” Cetus Usman Yusuf. (Tim)

Akomentar Anda Terkait Artikel Ini?

Berita Terkait

Diduga Tekena Serangan Jantung, Penjaga Malam Dinas PdK Batang Hari Ditemukan Tidak Bernyawa
Nonton Bersama BNNP Jambi, Pelajar hingga Media Diajak Putus Mata Rantai Narkotika
Semarak HUT ke-81 RI, DWP Provinsi Jambi Gelar Senam Bersama dan Gerakan Peduli Lingkungan
300 Pramuka Jambi Bawa Misi Besar ke Cibubur, Kepala BNNP: Bentengi Generasi Muda dari Narkoba
Rakortekbangbun Resmi Dibuka Bupati Fadhil Arief 
Lepas Kontingen Kwarcab Pramuka Batang Hari, Ini Pesan Bupati Fadhil Arief
Wabup Batang Hari Hadiri Perayaan HUT ke 61 Kabupaten Tanjab Barat
Akses Jalan Lorong Menyempit Akibat Tiang Internet Berdiri di BadanJalan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Diduga Tekena Serangan Jantung, Penjaga Malam Dinas PdK Batang Hari Ditemukan Tidak Bernyawa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Nonton Bersama BNNP Jambi, Pelajar hingga Media Diajak Putus Mata Rantai Narkotika

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, DWP Provinsi Jambi Gelar Senam Bersama dan Gerakan Peduli Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:04 WIB

300 Pramuka Jambi Bawa Misi Besar ke Cibubur, Kepala BNNP: Bentengi Generasi Muda dari Narkoba

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Rakortekbangbun Resmi Dibuka Bupati Fadhil Arief 

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Wabup Batang Hari Hadiri Perayaan HUT ke 61 Kabupaten Tanjab Barat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Akses Jalan Lorong Menyempit Akibat Tiang Internet Berdiri di BadanJalan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:25 WIB

BEJAT !!! Seorang Ayah di Batang Hari Tega Gauli Dua Anak Kandung

Berita Terbaru

Adventorial

Rakortekbangbun Resmi Dibuka Bupati Fadhil Arief 

Senin, 10 Agu 2026 - 21:00 WIB