SANKSI.ID, BATANG HARI, – Gema ayat-ayat suci Al-Qur’an terus melantun guna memeriahkan malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Bajubang ke-21 tahun 2025.
Acara pembukaan yang dipusatkan di Lapangan Gedung Olahraga (GOR) Desa Ladang Peris ini berlangsung meriah dan khidmat pada Jumat malam (07/11/2025).
MTQ ini menjadi ajang penting untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus mencari qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Kecamatan Bajubang di tingkat lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pejabat Tinggi Hadiri Pembukaan Malam pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah. Bupati Batang Hari yang berhalangan hadir diwakilkan oleh Bapak M. Rifa’i, Asisten I Setda Batang Hari.
Turut hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari, Camat Bajubang, serta para Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan tamu undangan lainnya yang memadati lokasi acara.
Kepala Desa Ladang Peris, Rahmadi Suqron Zazilah mengatakan, selaku tuan rumah dirinya bersama perangkat desa dan segenap panitia merasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai tuan rumah MTQ tingkat Kecamatan Bajubang ke-21.
“Selamat datang kepada para kafilah. Kami harap penyelenggaraan MTQ ini membawa dampak yang signifikan terhadap nilai sikap dan cara pandang kita. Dengan menjadikan Al-quran sebagai pedoman hidup yang hakiki,” ujarnya.
Suqron pun mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia yang telah bekerja secara maksimal untuk mensukseskan acara tersebut.
“Tak lupa kami ucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan pihak yang mensupport kami. Dan selamat bertanding bagi para kafilah dan insya allah akan hadiah umroh untuk satu orang kafilah terbaik, yang akan diberangkatkan bersama Makata Umrah,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten I Setda Batang Hari, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh masyarakat Desa Ladang Peris atas suksesnya penyelenggaraan acara.
“MTQ bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi adalah syiar agama. Ini adalah momentum bagi kita untuk membumikan Al-Qur’an, menjadikannya pedoman hidup, dan melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah,” ujar Bapak Rifa’i.
Melalui kegiayan ini dirinya berharap dapat melahirkan Generasi Unggul dan meumbuhkan talenta-talenta muda yang mampu berprestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi, membawa nama baik kecamatan, dan menjadi duta-duta Al-Qur’an.
Untuk diketahui MTQ tingkat Kecamatan Bajubang ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, memperlombakan berbagai cabang seperti Tilawah, Hafalan (Hifzhil Qur’an), dan Syarhil Qur’an.

















