SANKSI.ID, BATANG HARI, – Setelah puluhan tahun lamanya tidak terjamah dan hanya menjadi kawasan rawa yang pasif. Kini lahan yang dikenal dengan sebutan Lopak Saburo, yang berlokasi di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, siap bertransformasi menjadi area produktif.
Lahan yang lama terlantar tersebut direncanakan akan diolah dan dimanfaatkan secara maksimal sebagai lahan pertanian padi dalam upaya memperkuat ketahanan pangan lokal menuju swasembada pangan.
Saat ini, proses pekerjaan lopak saburo masih tahap awal seperti pembersihan lahan, dan nantinya akan dilanjukan ke tahap pembuatan tanggul, cetak sawah serta perbaikan saluran irigasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengerjaan ini memerlukan upaya ekstra mengingat kondisi lahan yang cukup menantang, mulai dari lumpur yang cukup dalam hingga kayu sepang dan batang kayu besar.
Diketahui dahulunya, Lopak Saburo juga merupakan kawasan lahan persawahan warga, namun, seiring berjalannya waktu, lokasi lahan tersebut didominasi oleh semak belukar dan rawa.
Kepada media ini, Lurah Pasar Baru Hendra Gusti Putra Utama menuturkan bahwa Pemerintah setempat sangat mendukung penuh program tersebut.
” Kami sangat terharu dan bangga atas pelaksanaan Cetak Sawah Rakyat (CSR) saat ini, karena impian yang selama ini kami mimpikan sudah hampir menjadi kenyataan,” Tuturnya.
Masih kata Lurah Pasar Baru, atas nama Pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih yang terhingga kepada pemerintah mulai pusat sampai daerah atas program CSR tersebut.
” Kami yakin kegiatan ini sangat memberikan kontribusi positif serta tentunya akan menumbuhkan semangat masyarakat untuk bercocok tanam padi dan akan memperkuat ketahanan pangan di wilayah kami mudahan juga akan meningkat perekonomian bagi masyarakat setempat,” Pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Keramat Tinggi Kelurahan Pasar Baru Sutiran MH saat dibincangi media ini mengungkapkan luasan lahan yang ada di Kelurahan Pasar Baru masuk dalam program CSR yakni sebanyak 115 Hektar.
Pensiunan anggota kepolisian itu juga berharap Kelompok Tani Kramat Tinggi dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Brigade Pangan Sugih Makmur Milenial Pasar Baru.
” Dengan adanya program CSR ini kami berharap dapat berjalan dengan maksimal serta berkelanjutan dan kepada pemerintah daerah kami juga mohon bantuan dan suport nya agar program ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” Demikian Sutiran MH.

















