Menuju Pembangunan Pariwisata Jambi Yang Berkelanjutan

- Redaksi

Minggu, 17 November 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Thamrin B. Bachri (Tenaga Ahli Gubernur bidang Pariwisata)

SANKSI.ID, OPINI,- Ajakan Pak Gubernur Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. kepada Kepala Dinas Pariwisata di 11 Kabupaten dan Kota untuk beradaptasi dengan “global trend” yaitu “Sustainability, digitalization, technology, and inclusive” bukanlah sekedar ajakan rutin tapi bisa jadiadalah ajakan yang strategis untuk menghadapi kepariwisataan pasca pandemi COVID-19. Hal ini disampaikan dalam sebuah acara pembukaan pelatihan pariwisata disebuah hotel di Kota Jambi tahun yang lalu.

Mengapa demikian?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, produk wisata itu apakah yang berada Kerinci dengan berbagai atraksi wisatanya baik alam, budaya maupun buatan, juga kabupaten Merangin dengan Global Geopark nya diikuti oleh Candi Muaro Jambi yang bernilai sejarah maupun budaya yang sangat menarik perhatian dunia ditambah berbagai daya tarik wisata di kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim serta kabupaten lainnya pada dasarnya akar tumput nya berada di kabupaten dan kota, karena itu yang bertanggung jawab atas perencanaan pengembangan dan pemasarannya adalah Dinas Pariwisata dan para pemangku kepentingan lainnya dalam bentuk kolaborasi dalam sebuah ekosistem kepariwisataan.

Kedua, berbeda dengan produk berupa barang, produk pariwisata harus dipandang sebagai sebuah totalitas atau disebut juga total tourist experience yang terdiri dari berbagai komponen seperti atraksi wisata, aksesibilitas, dan amenitas (triple A) bahkan unsur manusia juga melekat dalam produk pariwisata. Karena itu, untuk mempersiapkannya menjadi sebuah destinasi yang Aman, Nyaman, dan Menarik untuk dikunjungi khususnya pasca pandemi COVID-19, memerlukan kerjasama lintas sektoral dan koordinasi derajat tinggiserta perencanaan yang matang termasuk waktu maupun biayanya.

Selanjutnya, penting untuk memahami perubahan-perubahan yang akan terjadi di pasar pasca COVID-19 diantaranya adalah “pasar domestik” akan menjadi pangsa yang potensial termasuk pelaku perjalanan bisnis dan kelompok milenial untuk dijadikan target pasar. Karena itu, pasca meredanya wabah COVID-19 nanti banyak destinasi wisata yang akan menawarkan paket-paket

wisata murah sehingga destinasinya akan terposisi sebagai budget friendly destination, posisi ini merupakah salah satu karakter pilihan dari pangsa pasar domestik.

Selain itu, kesadaran wisatawan akan pentingnya kebersihan, higenitas dan sanitasi juga akan semakin meningkat dan berpengaruh besar terhadap taste and preference wisatawan dalam memilih destinasi atau produk wisata tertentu.

Tak kalah pentingnya yaitu merencakan product mix atau bauran produk agar dapat menghadirkan paket-paket wisata baru yang relevan dengan selera dan pilihan pasar saat itu, misalnya single market with a multi product mix atau several market with single product for each dan berbagai kombinasi lainnya sesuai dengan target pasar dan keberadaan produknya.

Akhirnya, faktor yang turut mewarnai produk pariwisata adalah manusianya (SDM). Sumber daya manusia ini tidak hanya harus profesional di bidangnya, tetapi juga dapat menjadi host community yang tourist friendly. Ini tentu perlu dipersiapkan lewat berbagai kegiatan DIKLAT baik yang bersifat formal maupun non-formal.

Nah, ternyata memang memerlukan persiapan yang matang, terlebih lagi kita masih menghadapi hal-hal global trend di atas khusus nya terkait keberlanjutan (sustainablity) yang bukan hanya berhubungan dengan pengelolaan yang ramah lingkungan tapi juga harus mensejahterakan komunitas lokal lewat pembangunan pariwisata yg beretika (ethical tourism). Terkait dengan hal tersebut, maka perlu sejak dini menyiapkan semacam proactive scenario planning agar dapat diimplementasikan sesuai dengan kondisi yang akan datang. Berbagai program yang berkaitan seperti Desa wisata Hijau (green village), Desa Kreatif (creative village), Desa digital (digital village), Overland Tourism, Jambi sport Tourism, wisata religi dan gastro tourism akan dikembangkan ke depan untuk penguatan destiansi pariwisata yg sudah ada seperti Candi Muaro Jambi, Global Geopark Merangin, kawasan pariwisata Kerinci dan destinasi lainnya.

Akhirnya, kutipan di bawah ini perlu garis bawahi bahwa “A man who does not think and plan long ahead will find trouble right at his door (Confucius).”

Salam Pariwisata.

Akomentar Anda Terkait Artikel Ini?

Berita Terkait

Akses Jalan Lorong Menyempit Akibat Tiang Internet Berdiri di BadanJalan
BEJAT !!! Seorang Ayah di Batang Hari Tega Gauli Dua Anak Kandung
Hesti Haris : Budaya Harus Dijaga, Dikenalkan, dan Diwariskan
Pertamina EP Jambi Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Atas Jalur Pipa Migas Demi Keselamatan Bersama
Kapolresta Jambi bersama Walikota, Ketua DPRD dan Dandim 0415 Jambi Patroli Gabungan Pastikan Keamanan Masyaraka
E-Monev PPID se Batang Hari Resmi Dibuka Bupati Fadhil Arief
Siap Dukung Kegiatan Hulu Migas, Kapolda Jambi Kunjungi FSO 115
PEP Jambi dan Mitra Kerja Perkuat Sinergi Demi Keberlanjutan Operasi dan Target Produksi Migas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Akses Jalan Lorong Menyempit Akibat Tiang Internet Berdiri di BadanJalan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:25 WIB

BEJAT !!! Seorang Ayah di Batang Hari Tega Gauli Dua Anak Kandung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Hesti Haris : Budaya Harus Dijaga, Dikenalkan, dan Diwariskan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Pertamina EP Jambi Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Atas Jalur Pipa Migas Demi Keselamatan Bersama

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Kapolresta Jambi bersama Walikota, Ketua DPRD dan Dandim 0415 Jambi Patroli Gabungan Pastikan Keamanan Masyaraka

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:41 WIB

Siap Dukung Kegiatan Hulu Migas, Kapolda Jambi Kunjungi FSO 115

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:40 WIB

PEP Jambi dan Mitra Kerja Perkuat Sinergi Demi Keberlanjutan Operasi dan Target Produksi Migas

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:04 WIB

Bupati Batang Hari Hadiri Pengukuhan Ketua dan Pengurus DWP periode 2024-2029

Berita Terbaru