SANKSI.ID, BATANG HARI, — Lapas Kelas IIB Muara Bulian melaksanakan kegiatan Pelatihan Teknis Penggunaan Mesin EDC dalam sistem pembayaran non tunai (cashless), bertempat di ruang Aula Lapas.
Pelatihan diberikan oleh tim dari BRI Cabang Muara Bulian sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi transaksi elektronik menggunakan kartu BRIZZI di lingkungan Lapas.
Kegiatan ini diikuti oleh pegawai dari berbagai seksi dan subseksi guna memberikan pemahaman langsung terkait mekanisme penggunaan mesin EDC, prosedur transaksi, serta tata cara pembacaan laporan keuangan elektronik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelatihan juga membahas kemudahan sistem cashless dalam mendukung transparansi pembayaran bagi warga binaan maupun keluarga kunjungan.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian, M. Ilham Santoso Sahdani, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang dibangun bersama perbankan dalam mendukung pelayanan berbasis digital.
“Penggunaan sistem pembayaran non tunai ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan integritas dan transparansi layanan. Dengan dukungan BRI, kami berharap seluruh proses transaksi dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan tentunya meminimalisir risiko penyalahgunaan,” ujarnya.
Pihak BRI juga menjelaskan manfaat penggunaan kartu BRIZZI, yang dapat digunakan dalam berbagai transaksi, mulai dari pembelian kebutuhan warga binaan hingga pemanfaatan fasilitas layanan lainnya.
Sistem EDC yang terkoneksi langsung dengan jaringan bank menjadi sarana pembayaran yang aman, cepat, dan tercatat secara otomatis.
Melalui pelatihan ini, Lapas Muara Bulian menegaskan komitmennya untuk melaksanakan layanan berbasis digital sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sistem cashless menggunakan kartu BRIZZI diharapkan dapat segera diterapkan secara optimal dan memberikan kemudahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Humas Lapas Muara Bulian

















