SANKSI.ID, BATANGHARI,– PT Berkat Sawit Utama (PT BSU) menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan terpadu pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di kawasan konservasi Kawasan Pelestarian Plasma Nutfah (KPPN) yang merupakan bagian dari landscape Hutan Meranti Harapan. Fasilitasi kegiatan dilaksanakan di kantor Training Center (TC) PT. BSU pada tanggal 19-20 Mei 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 48 peserta dengan melibatkan instansi pemerintah dan sejumlah pemangku kepentingan yang tergabung dalam Platform Kolaborasi Meranti Harapan (PKMH), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Bajubang, Koramil, serta pemerintah desa di sekitar area operasional.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelatihan teknis pemadaman api yang diikuti oleh Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) PT BSU serta Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Dusun Simpang Macan dan Dusun Sungai Beruang.
Pelatihan ini dipandu oleh instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Batanghari, mencakup materi teknis dan praktik penanggulangan kebakaran hutan, lahan, dan gedung.
Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi, apel siaga api, serta simulasi pemadaman kebakaran yang melibatkan seluruh stakeholder.

Momentum ini tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan tim pemadam dan masyarakat sekitar, tetapi juga mempererat sinergi lintas sektor dalam menjaga kawasan konservasi bagi keberlanjutan lingkungan dan ekosistem Lanskap Hutan Meranti Harapan.
Melalui kegiatan ini, PT BSU menegaskan perannya dalam mendukung pengelolaan lanskap berkelanjutan serta pencegahan Karhutla secara proaktif dan kolaboratif dengan meningkatkan kapasitas regu pemadam dan penguatan kerja sama lintas pemangku kepentingan.
Untuk diketahui jumlah peserta yang ikut pelatihan didalam pencegahan karhutla yakni sebanyak 38 orang dari perusahaan dan 10 orang dari MPA.

















